Site Loading

Xavi Bocorkan Obrolan Rahasianya dengan Guardiola Soal Eto’o

Xavi Bocorkan Obrolan Rahasianya dengan Guardiola Soal Eto'o

VIVA – Pandemi virus corona COVID-19 yang saat itu tengah menimpa berbagai negara dalam seluruh dunia membuat masyarakatnya tidak bisa beraktivitas secara bebas dan lebih banyak di rumah. Media sosial menjadi salah satu jalan melepas rindu untuk berkomunikasi secara keluarga dan teman yang lokasinya berjarak cukup jauh.

0 0
Read Time:1 Minute, 18 Second

VIVA   –  Pandemi virus corona COVID-19 yang saat ini tengah menimpa berbagai negara dalam seluruh dunia membuat masyarakatnya tak bisa beraktivitas secara bebas dan lebih banyak di rumah. Jalan sosial menjadi salah satu media melepas rindu untuk berkomunikasi dengan keluarga dan teman yang lokasinya berjarak cukup jauh.

Belakangan, tren Instagram Live juga kerap dimanfaatkan untuk saling bertatap membuang dan mengobrol. Salah satu yang sering melakukannya adalah mantan gelandang Barcelona yang kini menangani Al-Sadd, Xavi Hernandez.

Terbaru, dia berbincang dengan mantan rekannya di Barca, Samuel Eto’o, melalui fitur tersebut. Salah satu dengan mereka bicarakan adalah kenangan saat membela Blaugrana.

Dalam obrolan itu pula, Xavi membocorkan sebuah rahasia. Dia mengungkapkan jika sebenarnya Eto’o mau didepak saat Pep Guardiola menjemput alih kursi pelatih pada 2008.

Kala itu, Xavi berusaha keras meyakinkan Guardiola untuk mempertahankan pemain asal Kamerun. Beruntung, usahanya berhasil.

“Sangat bersyukur Anda tetap bertahan karena Anda sudah sangat dekat buat pergi (dari Camp Nou), ” ujar Xavi dikutip Marca.

Lihat Juga

“Ya, terima kasih karena Kamu sudah meyakinkan Pep agar hamba bertahan, ” tutur Eto’o.

Pria asal Spanyol itu merasa Eto’o merupakan pemain dengan sangat penting dalam timnya karena dia adalah penyerang yang betul tajam.

“Kami harus meyakinkan Pep agar Anda bertahan karena Andalah pencetak gol pokok tim. Meski, pada akhirnya tepat sehat yang menang, ” prawacana Xavi.

Ya, Eto’o hanya bertahan semusim bersama Guardiola sebelum ditukar guling dengan Zlatan Ibrahimovic yang kala itu membela Inter Milan pada musim radang 2009. Namun, kepindahannya ke sisi sebaliknya justru menjadi berkah untuk Eto’o. Sebab, di musim itu dia meraih treble winner bersama Nerazzurri.

Happy
0 %
Sad
0 %
Excited
0 %
Sleepy
0 %
Angry
0 %
Surprise
0 %