Site Loading

Urusan PSSI Memanas, Indra Sjafri: Shin Tae-yong Bohong

Urusan PSSI Memanas, Indra Sjafri: Shin Tae-yong Bohong

VIVA – Friksi manajer pelatih Tim nasional Indonesia, ShinTae-yong dengan PSSI menegang. Kali ini, Direktur Teknik PSSI, Indra Sjafri memberikan klarifikasi soal curahan hati Tae-yong kepada jalan Korea Selatan belum lama. Indra mengecap pernyataan Tae-yong bohong.

0 0
Read Time:1 Minute, 50 Second

VIVA   –  Friksi manajer pelatih Timnas Indonesia, ShinTae-yong dengan PSSI memanas. Kesempatan ini, Direktur Teknik PSSI, Indra Sjafri memberikan klarifikasi soal curahan berkorban Tae-yong kepada media Korea Daksina baru-baru ini. Indra menyebut pernyataan Tae-yong  bohong.

Awalnya, Tae-yong bingung dengan PSSI dengan memasukkan pelatih lokal untuk mendampinginya ke pemusatan latihan Timnas Indonesia U-19 di Cikarang, Jawa Barat Januari 2020.  

Padahal, menurut Tae-yong pelatih lokal itu tak ada dalam wujud kepelatihan timnas U-19. Pelatih dengan dimaksud Tae-yong itu adalah Alat Sjafri dan Nova Arianto.  

Baca Juga:   Shin Tae-yong Kritik PSSI, Bawa-bawa Ratu Tisha dan Indra Sjafri

Dijelaskan Indra, dia tak habis budi dengan ucapan Tae-yong kepada jalan Korea Selatan itu. Sebab, hal itu menjadi bagian dari kesepakatan kontrak, di mana harus tersedia transformasi ilmu kepelatihan.

“Shin setuju kami menjadi salah satu bagian awak kepelatihan timnas. Bahkan saat hamba meminta tambahan satu nama pelatih lokal lagi, yang kemudian aku rekomendasikan Nova Arianto, dia selalu setuju, kata Indra dalam laman resmi PSSI.

Selama menjalani tugasnya itu, Indra menguatkan tidak pernah absen menemani Tae-yong. “Selama waktu itu, tidak sudah satu detik pun saya tak mendampinggi Timnas U-19. Semua kesibukan saya ikuti, berlatih bersama serta menyemangati para pemain, ” nyata Indra.

“Jadi tak benar kalau saya dikatakan tidak mendampingi dirinya sejak awal perkenalan di Hotel Mulia, lalu dikenal mangkir dan juga tidak pernah meminta maaf. Bohong semua itu, ” tegasnya.

Kemudian, Indra menjelaskan soal tuduhan Tae-yong yang menyebutnya indisipliner sebab meninggalkan tim lebih dulu setelah menjalani TC U-19 Thailand.  

Pelatih asal Sumatera Barat itu mengungkapkan ketika sampai di Bandara Soekarno Hatta 1 Februari 2020, dirinya sempat menunggu Tae-yong mengakhiri proses imigrasi.  

Namun, Tae-yong tak kunjung keluar, Indra pun minta izin pada dua staf timnas untuk kabur dulu menghadiri resepsi pernikahan bani Rahmad Darmawan, pelatih Madura United.

“Bagi orang dengan adat ketimuran seperti kita, datang ke acara seperti ini betul penting sebagai bagian menghormati seruan dari kolega atau sahabat dengan sudah dianggap sebagai kerabat, ” kisahnya.

Mengaji Juga:

Mantan Bek Persija Sentil Safee Sali Remehkan Sepakbola Indonesia

Merinding, Pemain Basket Amerika Menangis Bahagia Zaman Masjid Dibuka

Happy
0 %
Sad
0 %
Excited
0 %
Sleepy
0 %
Angry
0 %
Surprise
0 %