Site Loading

Thiago Silva: Paolo Maldini dan Alessandro Nesta Adalah Profesor Saya

Thiago Silva: Paolo Maldini dan Alessandro Nesta Adalah Profesor Saya

VIVA – Thiago Silva mengaku sangat beruntung mampu mencicipi bermain di Serie A. Bek yang kini berseragam Chelsea itu jadi bisa belajar dengan jalan apa cara bermain Paolo Maldini & Alessandro Nesta. Maldini dan Nesta sudah dianggap sebagai profesor Thiago Silva dalam bermain sebagai bek. Kebetulan mereka sama-sama pernah berlaku untuk AC Milan.

0 0
Read Time:1 Minute, 28 Second

VIVA   –  Thiago Silva mengaku sangat mujur bisa mencicipi bermain di Serie A. Bek yang kini berseragam Chelsea itu jadi bisa membiasakan bagaimana cara bermain Paolo Maldini dan Alessandro Nesta.

Maldini dan Nesta sudah dianggap sebagai profesor Thiago Silva di bermain sebagai bek. Kebetulan itu sama-sama pernah bermain untuk AC Milan.

Italia sebagai negara yang dikenal dengan permainan sepakbola catenaccio memberinya banyak pengajian. Sebagai bek, dia seperti menimba ilmu di negara asal strategi itu dilahirkan.

“Setiap negara memiliki caranya sendri dalam memandang sepakbola, ” ujar pria berusia 36 tarikh itu, seperti dikutip dari Football Italia .

“Saya banyak tumbuh di Italia, salah satu sekolah unggul untuk bek dan pemain berdiam. Pada awal karier saya, cukup beuntung bermain di samping dua profesor, ” imbuhnya.

Thiagol Silva bergabung dengan Milan pada 2009. Dia diboyong daripada klub Brasil, Fluminese. Selama 3 musim bersama I Rossoneri, dia kemudian hijrah ke Paris Saint-Germain.

“Saya bermain dengan Maldini, kemudian saya memiliki kesempatan untuk bermain secara Nesta. Saya bermain dengan itu selama dua tahun, dan saat itu saya belajar banyak, ” tuturnya.

Di usia yang sudah tidak lagi bujang, Thiago Silva harus bermain pada Premier League yang tensinya mulia. Dia tak ingin minder, dan berusaha semaksimal mungkin untuk melindungi kemampuan terbaik.

“Di Premier League Anda selalu bertemu tim dengan pemain depan yang cepat. Kecepatannya sangat tinggi, ” katanya.

Tidak mampu dipungkiri olehnya, bermain di Premier League memberi pengalaman baru. Lawan-lawan yang menyulitkan dalam hal kemajuan juga dia temui.

Belum lagi banyak duel suasana yang mesti dilakoni. Itu apalagi sempat membuatnya merasa pusing setelah pertandingan usai.

“Setelah dua pertandingan pertama, saya membuang lapangan dengan rasa pusing karena banyaknya duel udara dan kecepatan. Ini jelas merupakan kompetisi yang berbeda dari dua yang kami mainkan sebelumnya (Serie A serta Ligue 1), ” tambah Thiago Silva.

Happy
0 %
Sad
0 %
Excited
0 %
Sleepy
0 %
Angry
0 %
Surprise
0 %