Site Loading

Simpati dari Bundesliga untuk George Floyd Korban Polisi Brutal

Simpati dari Bundesliga untuk George Floyd Korban Polisi Brutal

VIVA – Tuntutan keadilan untuk George Floyd, korban kebrutalan petugas Minneapolis, Amerika Serikat muncul daripada Bundesliga. Gelandang Schalke, Weston McKennie yang melakukannya saat timnya bermain melawan Werder Bremen di Veltins-Arena, Sabtu malam WIB 30 Mei 2020.

0 0
Read Time:57 Second

VIVA   –  Tuntutan keadilan bagi George Floyd, target kebrutalan polisi Minneapolis, Amerika Konsorsium muncul dari Bundesliga. Gelandang Schalke, Weston McKennie yang melakukannya zaman timnya bermain melawan Werder Bremen di Veltins-Arena, Sabtu malam WIB 30 Mei 2020.

George Floyd meninggal dunia sesudah lehernya diinjak oleh polisi. Semua ini terungkap setelah ada video viral bagaimana empat orang penjaga yang hendak menangkapnya lantas melakukan kekerasan.

(Baca serupa: Robert Lewandowski Sang Predator, Unggul Atas Messi dan Ronaldo)

Hingga saat ini ramai protes agar George Floyd mendapat keadilan. Para polisi dengan telah melakukan aksi brutal kepadanya langsung dipecat.

Tetapi, tak lantas mereka yang mengutarakan keadilan itu puas. Sejumlah orang terus melakukan aksi protes apalagi berujung kerusuhan.

Jadi pesepakbola, McKennie yang juga bermula dari AS tak ingin tertinggal bereaksi. Dia menggunakan ban lengan yang bertuliskan ‘Keadilan bagi George Floyd’ pada pertandingan semalam.

Dia ngerasa lega akhirnya bisa ikut bersuara atas tindakan kekejaman kepada George Floyd. Berharap ke depan rasialisme akan enyah dari dunia.

(Baca juga: Lewandowski yang Kian Ganas, Incar Rekor Baka Bundesliga)

“Kita kudu membela apa yang kita yakini dan saya percaya inilah saatnya kita untuk didengar, ” cuit McKennie di Twitter pribadinya.

Happy
0 %
Sad
0 %
Excited
0 %
Sleepy
0 %
Angry
0 %
Surprise
0 %