Site Loading

Perserikatan 1 di Tengah Pandemi Virus Corona, Kepentingan Siapa?

Perserikatan 1 di Tengah Pandemi Virus Corona, Kepentingan Siapa?

VIVA – PSSI telah memutuskan untuk meneruskan Liga 1 dan Liga dua musim ini usai ada masa karena pandemi virus corona. Terkait tanggal pastinya belum ada, akan tetapi diperkirakan mulai kembali pada September atau Oktober 2020.

0 0
Read Time:1 Minute, 44 Second

VIVA   –  PSSI telah memutuskan untuk melanjutkan Asosiasi 1 dan Liga 2 musim ini usai ada jeda sebab pandemi virus corona. Terkait tanggal pastinya belum ada, tapi diperkirakan mulai kembali pada September atau Oktober 2020.

Kecendekiaan PSSI sudah menentukan tanggal tambahan Liga 1 dan Liga dua menuai kritik dari pengamat sepakbola nasional, Tommy Welly. Dia memandang keputusan tersebut terlalu penuh risiko.

(Baca juga: PSSI Batalkan Latihan di Luar Negeri, Komitmen Jokowi Jadi Sia-sia)

Dia pula mengkritik gagasan Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan yang ingin persaingan lanjut dengan alasan memantapkan ancang-ancang Timnas Indonesia yang akan oleh sebab itu tuan rumah Piala Dunia U-20 2021.

Padahal jika melihat komposisi pemain dalam tim Liga 1 dan Liga dua sekarang, cuma sedikit pemain Timnas Indonesia U-19 yang dikontrak. Alasan yang diajukan Iriawan pun terbantahkan.

“Jangan menggelar sayembara cuma supaya ada sepakbola. Kemarin sempat ada untuk persiapan Tim nasional Indonesia di Piala Dunia U-20, ” ujar Tommy dalam Zoom Meeting I’m Gen Z Official, Senin 22 Juni 2020.  

“Sangat sedikit sekali tim Liga 1 yang kontrak pemain usia begitu. Untuk saya ini masih benar abu-abu, ” imbuh pria yang akrab disapa Towel itu.

Kritik Towel tak meninggalkan sampai di sana. Dia pula masih bertanya-tanya, apakah PSSI sudah memikirkan cara menjalankan protokol kesehatan tubuh yang diatur oleh pemerintah. Sebab kalau biayanya ditanggung klub, mau sangat mahal.

“Kompetisi kan hak dan kewajiban konsorsium, bukan sekadar kewajiban. Harus jelas nanti soal pembiayaan protokol kesehatannya. Ranah klub atau operator? ” tuturnya.

(Baca juga: Staf Pelatih Persib Gerak Lekas Sambut Lanjutnya Liga 1)

“Kalau kita lihat RDP Komisi X dengan Gugus Perintah (Percepatan Penanganan Covid-19) kan mengharuskan tes PCR, artinya SWAB test. Mungkin tujuh hari berlakunya. Berapa rupiah yang harus dikeluarkan klub? ” tambah Towel.

Lantas Towel bertanya sebenarnya kompetisi ini dipaksakan berlanjut untuk keinginan apa. Terlebih lagi Iriawan mengutarakan untuk Liga 1 tidak tersedia degradasi, tapi nanti ada slot promosi untuk dua tim Liga 2.

“Ini persaingan untuk siapa? Apalagi formatnya sudah disampaikan tidak ada degradasi. Beta khawatir cuma akan banyak main-mainnya. Tapi kok promosi ada? ” ujar Towel.

Happy
0 %
Sad
0 %
Excited
0 %
Sleepy
0 %
Angry
0 %
Surprise
0 %