Site Loading

Mourinho yang Selalu Disakiti Sang Bekas

Mourinho yang Selalu Disakiti Sang Bekas

VIVA – Laga Manchester United dan Tottenham Hotspur menyoroti satu sosok. Dia adalah manajer Spurs, Jose Mourinho. Apakah dia akan kembali menjadi korban sang mantan?  Sungguh, sempat menakhodai Setan Merah di tahun 2016 hingga 2018 cerai-berai, The Special One akhirnya dipecat usai rentetan hasil buruk. Tapi setidaknya beberapa gelar bergengsi sudah didapat, seperti Piala Liga 2016/2017 hingga…

0 0
Read Time:1 Minute, 0 Second

VIVA   –  Laga Manchester United dan Tottenham Hotspur mengamati satu sosok. Dia adalah direktur Spurs, Jose Mourinho. Apakah dia akan kembali menjadi korban sang mantan?  

Ya, sempat menakhodai Setan Merah dalam tahun 2016 hingga 2018 cerai-berai, The Special One akhirnya dipecat usai rentetan hasil buruk. Akan tetapi setidaknya beberapa gelar bergengsi pernah didapat, seperti Piala Liga 2016/2017 hingga Liga Europa musim 2016/2017.  

Baca selalu:   Pengakuan Mengenaskan Korban ‘Maniak Seks’ Mike Tyson

Kali ini dia kembali bertemu MU, tapi sebagai musuh. Tak mau kehilangan depan, Mourinho tentu mematok target mengambil poin sempurna.  

Namun dinding tinggi menghampiri pria asal Portugal tersebut. Yaitu rekor minor ketika menghadapi tim mantan.  

Dilansir Soccerway, sejak menjadi manajer Spurs, Mourinho sudah dua kali bertemu mantan timnya. Yaitu Chelsea dan MU di pertemuan perdana Premier League musim 2019/2020.  

Baca juga:   Waduh, Gaethje Sudah Bonyok Sebelum Hadapi Khabib

Semua berakhir dengan kekalahan, menghadapi Chelsea pada 22 Februari 2020, Spurs takluk 1-2 dan hasil yang sama ketika berjumpa Setan Merah, 5 Desember 2019.  

Lebih lanjut, Tottenham sementara menempati status 8 dengan 41 poin dibanding 29 laga. Sedangkan MU duduk di posisi 5 dengan raihan 45 poin.

Happy
0 %
Sad
0 %
Excited
0 %
Sleepy
0 %
Angry
0 %
Surprise
0 %