Site Loading

Kandas Puncaki Klasemen, Frank Lampard Balas Komentar Klopp

Kandas Puncaki Klasemen, Frank Lampard Balas Komentar Klopp

VIVA – Chelsea kudu mengakui kualitas Everton ketika bersemuka di lanjutan ajang Premier League pada Minggu pagi buta WIB 13 Desember 2020. Mereka takluk dengan skor 0-1.  Atas keruntuhan tersebut, skuat asuhan Frank Lampard gagal memuncaki klasemen Premier League. Mereka tertahan di posisi ke-3 dengan 22 poin dari 3 laga. Sedangkan Everton naik ke posisi 7 dengan…

0 0
Read Time:1 Minute, 22 Second

VIVA   –  Chelsea kudu mengakui kualitas Everton ketika bertemu di lanjutan ajang Premier League pada Minggu dini hari WIB 13 Desember 2020. Mereka takluk dengan skor 0-1.  

Atas kekalahan tersebut, skuat asuhan Frank Lampard gagal memuncaki klasemen Premier League. Mereka tertahan di posisi ketiga dengan 22 poin dari 3 laga. Namun Everton naik ke posisi tujuh dengan 20 poin dari 12 laga.  

Pertandingan pun makin memanas, terutama jarang Lampard dan manajer Liverpool, Juergen Klopp. Sebelumnya, Lampard membuat 17 pertandingan tak terkalahkan di semua kompetisi  di partai sebelumnya.

Hal itu membuat Klopp mengklaim Chelsea merupakan di antara favorit untuk menantang timnya merebut trofi Premier League.

Meski demikian, setelah melihat timnya tanpa pemain seperti Christian Pulisic dan Hakim Ziyech untuk perjalanan ke Merseyside, bekerja cepat melawan Everton yang kuat secara fisik, Lampard menepis anggapan kalau sisi tampilan barunya siap buat bertahan. Juara saat ini dianggap sebagai hal konyol.

“Hidup ini musim yang lama. Jika itu membuat beberapa karakter berbicara tentang kami memenangkan gabungan, kami memiliki skuat terbaik dalam liga, itu hal yang konyol, ” ujar Lampard dikutip sejak metro. co. uk .

Lampard menjelaskan, performa memukau Chelsea sebelumnya belum ada apa-apanya dibandingkan rivalnya di Premier League.

“Ketika Anda berbicara mengenai tim terbaik, Anda harus melihat tim yang memenangkannya dalam besar atau tiga tahun terakhir, awak mereka penuh dengan striker & pemain sayap yang mencetak 30 atau 40 gol dalam mulia musim, ” ungkapnya.

‘Pemain lini tengah yang sudah memenangkan gelar liga di seluruh tempat, orang-orang berpengalaman yang memenangkannya dan Liga Champions. Kami memiliki beberapa, kami memiliki beberapa namun kami juga memiliki pemain bujang dan sebagai skuat kami tidak ada di sana, ” tambahnya.

Happy
0 %
Sad
0 %
Excited
0 %
Sleepy
0 %
Angry
0 %
Surprise
0 %