Site Loading

Bucin Barcelona Sejak Kecil, Begini Sahutan Suarez Main untuk Madrid

Bucin Barcelona Sejak Kecil, Begini Sahutan Suarez Main untuk Madrid

VIVA – Luis Suarez pergi dibanding Barcelona dengan rasa sakit kepala. Dia dibuang setelah pengabdian spektakulernya selama enam musim.  13 trofi dari berbagai kompetisi, dan 198 gol dari 283 penampilannya tak membuat manajemen Barca suka mempertahankannya meski tidak dibutuhkan penyuluh Ronald Koeman.

0 0
Read Time:1 Minute, 18 Second

VIVA   –  Luis Suarez pergi dari Barcelona dengan rasa sakit hati. Dia dibuang setelah pengabdian spektakulernya selama enam musim.  

13 trofi dari berbagai kompetisi, dan 198 gol dari 283 penampilannya tak membuat manajemen Barca bersetuju mempertahankannya meski tidak dibutuhkan pembimbing Ronald Koeman.

Dalam bursa transfer musim panas ini, Suarez pun memilih berlabuh ke Atletico Madrid , salah satu klub rival Blaugrana untuk mengejar trofi LaLiga.

Baca Juga:   Begini Jadinya kalau Kecanduan Syahwat Dennis Rodman Kumat

Menjelang kepindahannya, Suarez pula diperlakukan semena-mena. Dia dikirim latihan terpisah dari skuat utama. Momen itu diakui sangat menyiksa batinnya, bahkan sampai pihak keluarganya kendati ikut memberikan masukan.

“Hal-hal semacam tersebut membuat saya buruk dan rumpun saya melihat saya terpengaruh, siap mereka mendorong saya untuk mengambil kesempatan. Ketika Atletico datang memeriksa saya, saya tidak ragu-ragu kurang pun, ” kata Suarez, dikutip ESPN .

Meski demikian, se-sakit-sakitnya berkorban Suarez, dia menegaskan tidak hendak berkhianat pada Barcelona dengan berlaku untuk rival abadi mereka, Real Madrid .

Suarez menyatakan, sejak kecil ia sudah jatuh cinta & ingin bermain untuk Barcelona. Sebab karenanya, bermain untuk Madrid ialah hal yang mustahil untuknya.

Menangkap Juga:   Sakit Parah Korban Maniak Seks Dennis Rodman

“Main buat Real Madrid? Aku tidak gila. Sejak kecil aku selalu memimpikan main buat Barcelona, ” ucap bomber berusia 33 tahun itu.

Suarez juga berjanji tidak akan melakukan selebrasi yang meledak-ledak saat dia berhasil membobol gawang Barcelona untuk Atletico.

“Jika saya mencetak gol lawan Barcelona. Saya tidak akan berteriak, akan tetapi saya pasti akan menunjuk ke suatu tempat, ” ujar bekas pemain Liverpool itu.

Happy
0 %
Sad
0 %
Excited
0 %
Sleepy
0 %
Angry
0 %
Surprise
0 %